Tampilkan postingan dengan label Desain Grafis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desain Grafis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Oktober 2010

Desain Grafis

Desain dapat didefinisikan sebagai kerangka bentuk atau rancangan.

Grafis merupakan representasi digital dari informasi non teks seperti gambar, foto, diagram, dan sebagainya.

Definisi Desain Grafis : media penyampaian informasi kepada yang membutuhkan dalam bentuk grafis baik secara elektronik maupun non elektronik.

Tujuan Desain Grafis : menyampaikan sebuah pesan kepada audiens baik yang bersifat memaksakan kehendak pengirim pesan atau bersifat menyenangkan yang akan menyempurnakan pesan yang disampaikan.

Manfaat Desain Grafis : untuk menyampaikan suatu informasi dan misi sehingga dapat tercapai suatu tujuan.

Dalam bidang pendidikan, manfaat desain grafis dapat dilihat dari berbagai segi, yaitu :

1. Mempercepat proses belajar mengajar dengan cara menyajikan suatu pelajaran dalam bentuk grafis.

2. Memperkenalkan dunia desain grafis kepada para siswa sehingga siswa dapat mengimplementasikannya di dalam lingkungan siswa tersebut.

3. Memperkenalkan siswa pada aplikasi-aplikasi desain grafis.

4. Mempersiapkan siswa agar dapat memahami dengan mudah pesan-pesan yang disampaikan dalam bentuk grafis.

Perbedaan Grafis Berbasis Vektor dan Bitmap

Terdapat dua macam kategori grafis yang terdapat pada komputer yaitu grafis berbasis bitmap dan vektor.

1. Grafis berbasis bitmap : tersusun dari titik-titik kecil (pixel) dimana unsur terkecil tersebut akan membentuk suatu kesan yang ditangkap oleh mata sebagai sebuah gambar. Semakin besar pixel maka semakin tinggi tingkat kerapatannya membuat gambar semakin halus dan bagus, tetapi ukuran file semakin besar.

File berbasis bitmap adalah dengan ekstensi .bmp, .jpg, .gif, .tif, .pcx, dan .pix

Nama program aplikasinya adalah Adobe Photoshop, Microsoft Photo Editor, Macromedia FireWorks, dan Corel Photopaint.

2. Grafis berbasis vektor : mempunyai unsur dasar garis. Keuntungan dari vektor adalah gambar akan mempunyai ukuran yang relatif kecil dan jika gambar diperbesar maka gambar akan tetap terlihat jelas atau utuh. Penggunaan vektor mendukung pembuatan logo.

Aplikasi grafis berbasis vektor adalah CorelDraw, Adobe Ilustrator, Macromedia Freehand, dan Micrografx Designer.

Elemen-elemen Dasar Desain Grafis

1. Garis adalah tanda yang dibuat oleh alat untuk menggambar melewati permukaan. Alat yang dipakai untuk menggambar antara lain pensil, ballpoint, pointed brush, keyboard, mouse.

2. Bentuk merupakan gambaran umum sesuatu atau formasi yang tertutup atau jalur yang tertutup. Contohnya : lingkaran (bola), elips, silinder, piramid, atau kubus.

3. Warna merupakan kesan yang diperoleh mata dari cahaya yang dipantulkan oleh benda-benda yang dikenainya.

4. Kontras nilai digunakan untuk menggambarkan rentang kecerahan dan kegelapan sebuah elemen visual.

5. Tekstur merupakan kualitas permukaan, papan, kertas, atau halaman elektronik.

6. Merancang Format yang terdiri dari ukuran dan ilustrasi.

Program Aplikasi Grafis Berbasis Vektor (CorelDRAW)

Program aplikasi berbasis vektor seperti CorelDraw, AutoCAD, 3D-Max, Adobe Photoshop, Adobe ImageReady, Adobe Ilustrator, Macromedia FireWorks, Macromedia Flash, Macromedia Director.

1. Area Kerja CorelDraw

a. Title bar : untuk menampilkan nama program dan nama dokumen yang sedang aktif.

b. Menu bar : untuk mengakses perintah, sub menu, dan kotak dialog. Terdiri dari File, Edit, View, Layout, Arrange, Effects, Bitmaps, Text, Tools, Windows, dan Help.

c. Standard toolbar : kumpulan ikon yang mewakili beberapa fasilitas yang terdapat pada menu bar.

d. Property toolbar : berisi ikon-ikon dan drop-down list untuk mengatur parameter suatu perintah atau objek yang sedang aktif.

e. Ruler : sebagai alat ukur saat membuat objek pada halaman kerja.

f. Toolbox : berisi kumpulan tool untuk mengedit dan menggambar objek.

g. Drawing window : tampilan dimana kamu akan mengolah atau mengedit gambar.

h. Page Border : tampilan pembatas area gambar yang akan dibuat.

i. Docker : untuk mengatur parameter suatu objek yang sedang diolah.

j. Scroll bar : untuk melihat area sekitar drawing window secara horizontal dan vertikal.

k. Page flipper : untuk berpindah ke halaman sebelumnya atau selanjutnya.

l. Page tab : untuk berpindah ke halaman lain sesuai dengan halaman yang diinginkan.

m. Status bar : menampilkan posisi pointer mouse, daftar shortcut serta informasi objek seperti ukuran, posisi, warna, dan warna fill.

n. Color palette : untuk memberi warna pada fill atau outline pada objek.

2. Menentukan Satuan Ukuran

Terdapat satuan ukuran-ukuran lain seperti millimeters, picas, pixel, points, dan centimeters. Orientasi halaman berbentuk vertikal disebut Portrait, orientasi halaman berbentuk horizontal disebut Landscape.

3. Membuat Garis dan Kurva

a.       Bezier tool : untuk membuat garis lurus atau kurva yang saling terhubung.

b.      Pen tool : untuk membuat kurva atau garis ganda.

c.       Artistic Media Tool : untuk menyediakan pilihan media brush, sprayer, calligraphic, dan pressure tool.

d.      3 Point Curve Tool : untuk membuat kurva melalui tiga titik.

e.       Freehand tool : untuk membuat garis lurus atau kurva.

f.       Pick tool : untuk memilih objek, memindahkan objek, dan mengubah ukuran objek.

g.       Shape tool : untuk menampilkan titik pada suatu objek untuk mengubah bentuk objek.

h.      Fill tool : untuk mengisi objek dengan suatu pola atau warna.

i.        Interactive Blend Tool : untuk menghubungkan dua buah objek dengan bentuk kedua objek itu sendiri.

j.        Text tool : untuk memasukkan teks pada objek.

Program Aplikasi Grafis Berbasis Bitmap (Adobe Photoshop)

1. Area Kerja Adobe Photoshop

a. Title bar : untuk menampilkan judul file atau aplikasi yang sedang aktif.

b. Menu bar : untuk mengakses perintah, sub menu, dan kotak dialog. Terdiri dari File, Edit, Image, Layer, Select, Filter, View, Window, dan Help.

c. Option bar : untuk menampilkan pilihan yang melengkapi pilihan yang terdapat pada toolbox.

d. Toolbox berisi kumpulan tool dengan bermacam-macam fungsi yang digunakan untuk mengedit dan menggambar objek gambar atau foto.

e. Ruler : untuk menentukan posisi serta ukuran dari suatu gambar atau foto yang terdapat pada image window.

f. Image Window : merupakan area yang akan digunakan untuk mengedit atau mengolah gambar atau foto.

g. Palette : untuk mengontrol sifat dan cara kerja dari tool yang terdapat pada toolbox.

Palette terdiri dari :

-      Navigator palette : digunakan untuk memindahkan tampilan gambar yang terdapat dalam jendela Navigator Palette atau untuk memperbesar dan memperkecil tampilan gambar yang sedang aktif.

-      Info palette : untuk menampilkan informasi mengenai nilai komposisi warna yang sedang digunakan atau persentase campuran warna dan posisi (x,y) yang tersorot oleh pointer.

-      Color palette : digunakan untuk mencampur dan memilih warna.

-      Swatches palette : untuk mengatur warna melalui pilihan warna yang tersedia pada palette tersebut.

-      Styles palette : untuk mengubah suatu objek menggunakan pewarnaan dan efek yang dapat dipilih pada palette tesebut.

-      History palette : untuk menampilkan urutan proses yang telah dilakukan pada objek atau gambar dari mulai proses yang dilakukan pertama kali sampai saat ini.

-      Actions palette : untuk menjalankan perintah yang akan diterapkan pada gambar atau objek yang akan diproses lebih lanjut.

-      Layers palette : untuk menampilkan semua layer yang terdapat dalam sebuah gambar.

-      Channels palette : untuk menampilkan chanel-chanel yang terdapat pada gambar.

-      Paths palette : untuk membuat, menduplikat, menghapus, mengaktifkan, dan mengatur stroke path.

2. Membuat Objek

Membuka dokumen baru dengan cara memilih menu File à mengklik New. Kemudian ketik nama file, atur Preset Sizes, Resolution, Mode, dan Contents.

Menampilkan Ruler dengan cara mengklik menu View à klik Rulers.

a. Pen tool : untuk membuat objek atau gambar dengan bentuk lurus, kurva, dan sebagainya dengan mengubah garis tepi.

b. Move tool : untuk memilih, memindahkan, menumpuk gambar atau layer, dan sebagainya.

c. Path Selection Tool : untuk memilih semua bagian path pada gambar.

d. Custom Shape Tool : untuk membuat objek dengan memilih bentuk-bentuk yang telah tersedia.

e. Horizontal Type Tool : untuk membuat tulisan dengan arah mendatar (horizontal).

f. Magic Wand Tool : untuk memilih gambar secara otomatis berdasarkan perbedaan warna yang ada.

g. Brush tool : untuk membuat soft stroke yaitu pewarnaan atau garis dengan efek coretan kuas.

h. Rectangle tool : untuk membuat objek dengan bentuk segi empat.

i. Pencil tool : untuk pewarnaan atau garis dengan efek coretan pensil.

j. Eraser tool : untuk menghapus bagian terkecil atau pixel gambar sehingga menjadi transparan.

k. Gradient tool : untuk membuat gradasi warna.