Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Oktober 2010

Jaringan Komputer dan Komunikasi Data


Jaringan Komputer adalah kumpulan komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya. Dalam sebuah jaringan komputer, terdapat sebuah komputer server dan komputer client. Komputer server berfungsi untuk melayani pengiriman dan penerimaan data (aliran data) dari komputer-komputer yang ada di dalam jaringan. Komputer server juga berfungsi sebagai penyedia sumber (data-data, program-program, file-file) yang dibutuhkan oleh komputer-komputer client. Komputer server pada jaringan internet dapat berfungsi sebagai gateway, yaitu gerbang atau jalur yang digunakan oleh komputer client untuk mengakses internet. Komputer server dapat juga berperan sebagai web server yang berfungsi untuk menyimpan halaman-halaman web dari sebuah situs web dan juga sebagai mail server atau komputer yang memberikan layanan e-mail. Komputer client adalah komputer yang menerima pelayanan.

Manfaat dari adanya jaringan komputer, antara lain sebagai berikut :

1.       Membagi sumber daya, berupa perlengkapan komputer seperti printer, dan data-data.

2.       Realibilitas tinggi, untuk mengopikan data-data ke dua atau tiga komputer, bahkan lebih.

3.       Menghemat uang, misalnya biaya pembelian printer tidak perlu banyak.

4.       Sarana komunikasi, untuk pengumuman rapat dapat menggunakan jaringan komputer.

Berbagai Jenis Jaringan Komputer

Secara fisik, jaringan komputer dibedakan menjadi Jaringan Kabel (dihubungkan dengan kabel) dan Jaringan Tanpa Kabel (dihubungkan dengan menggunakan gelombang radio). Jaringan Tanpa Kabel (nirkabel/wireless network) memiliki kelebihan karena kemampuannya untuk bergerak, jadi dapat mengakses informasi dari mana saja.

Berdasarkan areanya, jaringan komputer dapat digolongkan menjadi empat jenis yaitu :

1.       Local Area Network (LAN) : jaringan komputer yang terdapat dalam sebuah gedung/kantor.

2.       Metropolitan Area Network (MAN) : jaringan komputer yang lebih besar dari LAN, menghubungkan beberapa kantor/instansi dalam sebuah kota.

3.       Wide Area Network (WAN) : jaringan komputer yang lebih besar dari MAN, mencakup area yang sangat luas dari segi geografis, menghubungkan antar instansi/lembaga dari satu kota dengan kota lain, satu daerah dengan daerah lain, atau satu negara dengan negara lain.

4.       Internet merupakan jaringan komputer yang sangat besar, mencakup komputer yang ada di seluruh dunia yang terhubung ke internet.

Perangkat Jaringan Komputer

Untuk menghubungkan komputer ke dalam suatu jaringan komputer, maka memerlukan perangkat-perangkat sebagai berikut :

a.       Komputer (PC Server/Client) : komputer yang memiliki sistem operasi dan apllikasi.

b.       Kartu Jaringan (LAN Card) : perangkat keras di mainboard untuk terhubung ke jaringan komputer.

c.        Kabel dan Konektor : untuk menghubungkan komputer ke dalam jaringan kabel.

d.       Hub/Switch : untuk membagi sinyal data dari LAN Card dan penguat sinyal.

e.       Modem (modulator demodulator) : mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog atau sebaliknya.

f.         Repeater : untuk memperkuat sinyal di jaringan.

g.       Bridge : untuk menghubungkan sebuah jaringan (LAN) dengan jaringan yang lain.

h.       Router : untuk mengatur aliran data dari satu jaringan ke jaringan yang lain.

Komunikasi dan Keamanan Data

Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data dari dua komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan, baik jaringan lokal (LAN) maupun jaringan yang lebih luas, seperti internet. Komunikasi data antara dua komputer dilakukan dengan menggunakan protokol-protokol (bahasa komunikasi komputer). Protokol adalah aturan-aturan yang membuat dua buah komputer saling mengerti satu dengan yang lain. Bentuk dari protokol tersebut dapat berupa perangkat lunak maupun perangkat keras komputer.

TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol) merupakan sebuah kumpulan protokol yang bekerja sama untuk menangani proses pengiriman data dalam area yang luas. TCP/IP dapat mengkomunikasikan dua buah komputer yang berbeda jenis dan sistem operasi yang digunakan. TCP/IP terdiri dari empat lapis (layer) kumpulan protokol, yaitu : Application Layer (komunikasi antara pengguna dengan data), Transport Layer (komunikasi antara dua host/komputer), Internet Layer (untuk menyampaikan paket data ke alamat yang tepat), dan Network Interface Layer (untuk mengirimkan dan menerima data dari media fisik jaringan).

Enkapsulasi (encapsulation) adalah proses penambahan header. Bandwidth adalah kemampuan jaringan melewatkan data yang melalui jalur/lebar pita jaringan. Bits per second (bps) adalah kemampuan jaringan untuk melewatkan data yang diukur dalam satuan bit per detik. Meningkatkan arus lalu lintas data di jaringan dapat dilakukan dengan memperbesar bandwidth, memperkecil hambatan media fisik (menggunakan kabel serat optik), menggunakan teknologi kompresi data.

Keamanan Data dalam Jaringan

Hacking adalah usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi ataupun mencari kelemahan sistem jaringan secara ilegal. Cracking adalah usaha memasuki sebuah jaringan secara ilegal dengan maksud mencuri, mengubah, atau menghancurkan file atau data yang disimpan di komputer-komputer yang ada di jaringan tersebut. Pelaku hacking disebut hacker, sedangkan pelaku cracking disebut cracker. Berdasarkan hasil penelitian, tidak ada jaringan komputer yang benar-benar aman dari serangan hacker, cracker, spam, e-mail bomb, dan virus komputer

Program yang digunakan sebagai alat oleh para hacker dan cracker, antara lain sebagai berikut : IP Scanner, IP Sniffer, Network Analyzer, E-mail Bombs, Spamming, TCP Wrapper, Password Cracking.

Spoofing adalah penyusupan dengan cara memalsukan identitas user, sehingga hacker bisa login ke sebuah jaringan komputer secara ilegal. Scanner adalah mendeteksi kelemahan sistem keamanan sebuah jaringan komputer, di jaringan lokal ataupun jaringan lain. Sniffer adalah penganalisis jaringan dan bekerja untuk memonitor jaringan komputer. Password Cracker adalah membuka password yang sudah dienkripsi (dikodekan). Destructive Devices adalah virus yang dibuat untuk menghancurkan data-data.

Untuk menjaga keamanan data pada saat dikirim atau tersimpan di jaringan komputer, maka dikembangkan beberapa teknik pengamanan data, antara lain :

1.       Internet Firewall : untuk mencegah akses dari pihak luar ke sistem internal. Bekerja dengan 2 cara, yaitu menggunakan filter dan proxy.

2.       Kriptografi : seni menyandikan data (enkripsi) sebelum dikirim melalui internet dan mengembalikan data yang disandikan menjadi data aslinya (dekripsi). Plain teks adalah data asli yang akan disandikan, sedangkan Cipher teks adalah data hasil penyandian.

3.       Secure Socket Layer (SSL) : untuk menyandikan data yang dilakukan oleh browser yang dilengkapi dengan SSL.

Fungsi dan Cara Kerja Jaringan Telekomunikasi


A.     Peran Teknologi Komunikasi

Manusia sebagai makhluk sosial memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya.

Teknologi komunikasi dapat membantu seseorang dalam mengkomunikasikan sesuatu dengan jarak jangkau yang lebih luas.

Contoh teknologi komunikasi : Mikrofon dan speaker, telepon (telepon selular/HP), internet (jaringan komputer), radio panggil, televisi, dll.

B.      Jaringan Wireline

Jaringan komputer memungkinkan pengiriman data atau informasi dari satu komputer ke komputer yang lain atau ke pusat layanan, dapat bekerja dengan kabel (wireline) atau tanpa kabel (wireless).

Jaringan di sebuah kantor atau lembaga biasa disebut LAN (Local Area Network). Jaringan antar kantor yang terletak dalam satu kota disebut MAN (Metropolitan Area Network). Sedangkan jaringan antar kantor yang menghubungkan antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lainnya disebut WAN (Wide Area Network).

Penemuan jaringan komputer merupakan tonggak terjadinya revolusi teknologi. Data transaksi yang terjadi di sejumlah komputer yang berbeda lokasi, selanjutnya dapat diintegrasikan menjadi satu kesatuan. Informasi sebagai hasil pengolahan data dapat langsung didistribusikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lain, dapat menggunakan kabel-kabel jaringan. Komputer-komputer yang terhubung dalam suatu jaringan dengan sistem kabel selanjutnya dikenal dengan sebutan jaringan berkabel (wireline).

Macam-macam kabel jaringan yang dipakai, yaitu : Twisted Pair, Coaxial, dan Fiber Optic.

Macam-macam kabel jaringan :

Ø       Kabel Twisted Pair (pasangan terpilin), dapat membawa data dengan kecepatan 1-128 MBps. Contoh : kabel telepon, kabel LAN.

Ø       Kabel Coaxial (koaksial), dapat membawa data hingga kecepatan 200 MBps. Contoh : kabel antena televisi.

Ø       Kabel Fiber Optic, membawa informasi dalam bentuk cahaya dimana relatif lebih cepat hingga 2 GBps. Fiber optic (serat optik) ditemukan pada tahun 1956 oleh Basil Hirschowitz, C. Wilbur Peters, dan Lawrence E. Curtis dari University of Michigan. Kabel jenis ini pertama kali digunakan pada saluran telepon di Long Beach, California pada tahun 1977.

Penggunaan sistem jaringan memberikan banyak manfaat di antaranya adalah sebagai berikut :

  1. Berbagi dalam pemakaian peralatan dan sumber daya. (contoh: modem, printer, harddisk, software).
  2. Integrasi data (menyatukan hasil kerja dari tiap-tiap komputer).
  3. Komunikasi (mengirimkan pesan).
  4. Pendistribusian proses (berbagi pekerjaan).
  5. Keteraturan aliran informasi (mengirimkan informasi).
  6. Keamanan data (melakukan perlindungan menggunakan server).

C.     Jaringan Wireless

Sistem jaringan dengan menggunakan kabel (wireline) memiliki keterbatasan, yaitu rumit dalam pengkabelan dan jangkauannya terbatas.

Sistem jaringan tanpa kabel (wireless /nirkabel) sangat cocok untuk akses dari ruangan yang satu ke ruangan yang lain, juga untuk arena pameran atau pertandingan, café atau mall, dan kampus.

Teknologi nirkabel ditentukan oleh jenis media transmisi yang digunakan. Media tersebut berupa Radiasi Elektromagnetik (listrik dan magnet yang berinterferensi) yang dipancarkan melalui udara terbuka, baik berupa gelombang mikro (microwave), sistem satelit komunikasi (satellite system), sinar inframerah, atau sistem laser (laser system).

1.   Gelombang Mikro

Merupakan gelombang radio frekuensi tinggi yang dipancarkan dari satu stasiun ke stasiun yang lain, jangkauannya sekitar 30-50 km.

  1. Gelombang Radio untuk Selular

Komunikasi selular telah memungkinkan terciptanya komunikasi telepon dengan mobilitas gerak yang tinggi. Terdiri dari GSM, GPS, AMPS, CDMA.

  1. Sistem Satelit Komunikasi

Satelit komunikasi berfungsi sebagai stasiun relai yang letaknya di luar angkasa. Satelit ini menerima sinyal yang dikirim dari suatu stasiun gelombang mikro di bumi dan mengirimkannya ke stasiun gelombang mikro dibelahan bumi lainnya. Cara kerja transmisi data melalui satelit, yaitu satelit menerima sinyal dari stasiun bumi (uplink), kemudian memperkuat sinyal, mengubah frekuensi dan mentransmisikan kembali data ke stasiun bumi penerima yang lain (downlink).

  1. Sinar Inframerah

Teknologi sinar inframerah biasanya dipakai untuk komunikasi skala kecil, terutama untuk jaringan komputer lokal dalam satu ruang. Sinar inframerah mudah berinterferensi dengan sinar matahari.

  1. Sistem Sinar Laser

Teknologi komunikasi sinar laser banyak digunakan untuk tempat-tempat yang jauh. Sangat cocok digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki kawasan gedung-gedung bertingkat, untuk menghubungkan jaringan komputer pada gedung satu dengan gedung yang lain.

D.     Modem

Modem (Modulator-Demodulator) adalah peralatan elektronik yang berfungsi untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital dan sebaliknya.

Pada saat komputer mengirimkan data atau informasi, maka modem berfungsi untuk menerjemahkan data atau informasi dalam bentuk sinyal digital menjadi sinyal analog agar sinyal dapat dikirimkan melalui kabel telepon analog. (Modulator)

Ketika komputer menerima kiriman data atau informasi, modem berfungsi untuk memisahkan data dari sinyal kabel telepon dan menerjemahkan data atau informasi sinyal analog menjadi sinyal digital. (Demodulator)

Kecepatan modem dalam melakukan transfer data dan informasi diukur dengan satuan bit per second (bps). Modem terdiri dari modem internal yang dipasang di dalam mainboard dan modem eksternal yang dipasang diluar sistem unit CPU.

E.      Sejarah singkat Telepon

Telepon tetap (fixed telephone) dan telepon bergerak (mobile telephone). Fitur-fitur telepon memiliki fasilitas komunikasi suara (voice atau audio), tulisan (text), dan gambar (picture), hingga gambar bergerak berupa animasi (video). Mobile phone contohnya : telepon selular, telepon pintar (smartphone), personal digital assistant (PDA), notebook dengan multimedia dan jaringan untuk berkomunikasi.

Perkembangan teknologi telepon berawal dari penemuan Alexander Graham Bell (1876). Dua tahun setelah penemuannya, ia mendirikan kantor Switching untuk menghubungkan telepon-telepon dari pelanggannya. Kemudian ia menghubungkan pula kantor-kantor Switching yang satu dengan kantor Switching yang lain, yang dinamakan interlokal.

Jaringan telepon mula-mula dihubungkan dengan kabel, kemudian tahun 1985 berkembang menjadi tanpa kabel dengan memanfaatkan frekuensi radio.

Sistem telepon tanpa kabel terdiri dari dua perangkat yaitu base station dan pesawat telepon. Untuk cakupan komunikasi yang luas maka sekitar 13 km didirikan BTS (Base Transceiver Station).

Perkembangan sistem komunikasi tanpa kabel dimulai dari Global Positioning System/GPS (menggunakan Pager) yaitu komunikasi satu arah. Kemudian berkembang menggunakan Advance Mobile Phone System/AMPS (1G).

Kemudian berkembang menjadi Global system for mobile communications/GSM (2G) dan Code division multiple access/CDMA. Lalu sekarang lahirlah 3G berupa layanan Wireless Digital Broadband yang mampu mentransfer gambar, video, dan audio melalui smartphone atau PDA.